Kamis, 12 Maret 2009

WISATA KE REMBANG

Demi kebersamaan guru dan karyawan Yayasan Marsudirini Muntilan pada hari Minggu, tanggal 8 Maret mengadakan wisata bersama ke kota Rembang dan sekitarnya. Obyek yang dituju adalah makam R.A Kartini Rembang, Taman Kartini Rembang dan Penjualan kuningan di Juwana. Berangkat dari Muntilan pukul 06.00 melewati jalur Yogyakarta, Klaten, Solo, Gemolong, Purwadadi, Blora dan Rembang. Memang perjalanan yang cukup melelahkan karena selepas kota Solo jalannya sempit dan padat merayap disebabkan hari tersebut hari minggu yang kebetulan hari seninnya juga hari libur. Yang paling parah dan memakan waktu yang cukup lama yaitu perjalanan dari Purwadadi menuju Blora karena jalan bergelombang. Setelah perjalanan sekitar setengah hari akhirnya sampai juga di Makam R.A Kartini.
Meleset memang dugaan saya, dalam bayangan saya tempat yang dituju dengan perjalanan setengah hari dari Muntilan adalah tempat yang ramai, banyak dikunjungi oleh wisatawan asing maupun dalam negeri. Ternyata tempat ini sewaktu rombongan kami datang hanya ada satu mobil yang parkir dan pedagangpun sepi, hanya ada dua warung dan beberapa pedagang asongan, dagangan yang dijajakan juga sangat terbatas, souvenir hanya ada beberapa kalung dan gelang untuk anak-anak. Dan yang pasti ada dan sangat laris adalah pisau yang harga cukup murah. Memang seharusnya begitu dan harus bersyukur dengan sepinya pengunjung pada makam R.A Kartini ini para peziarah dapat berdoa dengan khusuk. Di tempat ini rombogan makan siang bersama dan berdoa akhirnya perjalanan dilanjutkan ketaman Kartini. Setelah masuk taman Kartini  anak-anak yang ikut mulai bermain, ada yang naik sepeda air dan kereta serta tidak lupa para ibu membeli ikan asin sebagai oleh-oleh. Perjalanan dilanjutkan menuju penjualan barang-barang dari kuningan di Juwana, barang-barang tersebut memang sangat sangat bagus dan sebagian dari rombongan kami yang membelinya.  Setelah puas melihat dan membeli barang tersebut dilanjutkan ke toko oleh-oleh untuk membeli Bandeng Presto, satu toko dikeruyuk oleh pengunjung karena sebagian besar rombongan kami membelinya. Karena waktu hampir mahgrib maka perjalan pulangpun dilakukan dengan mengambil jalur Semarang. Karena semua peserta rombongan sudah pada lapar maka mampir dulu di rumah makan di daerah Demak. Akhirnya rombongan tiba kembali di Muntilan sekitar pukul 23.00